Parenting Pengasuhan di Era Digital, SMPN 2 Gumukmas Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah

JEMBER – SMPN 2 Gumukmas menggelar kegiatan parenting bertema “Pengasuhan di Era Digital”  pada Sabtu, 20 Juni 2026. Kegiatan yang diikuti oleh wali murid kelas 7 dan 8 ini berlangsung selama kurang lebih 90 menit di aula sekolah. Setelah kegiatan parenting selesai, para orang tua melanjutkan agenda pengambilan rapor putra-putrinya di ruang kelas masing-masing bersama wali kelas.

Dalam pemaparannya, Kepala SMPN 2 Gumukmas, Ni’matul Khoiroh, menekankan pentingnya peran keluarga dalam mendidik anak di tengah derasnya arus perkembangan teknologi dan informasi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui penerapan kurikulum keluarga.

Menurutnya, kurikulum keluarga bukanlah dokumen resmi sebagaimana kurikulum sekolah, melainkan sebuah kesepakatan bersama antara orang tua dan anak dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Kesepakatan tersebut dituangkan dalam bentuk jadwal harian yang disusun bersama dan ditandatangani oleh kedua orang tua atau wali.

“Dibutuhkan sinergi antara orang tua, sekolah, masyarakat, dan media dalam mendidik anak-anak. Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi tanggung jawab bersama,” ujar Ni’mah, sapaan akrab kepala SMPN 2 Gumukmas.

Sebagian besar wali murid mengakui bahwa penggunaan gadget menjadi tantangan tersendiri dalam pengasuhan anak saat ini. Tidak sedikit anak yang telah mengalami ketergantungan terhadap gawai, terutama untuk bermain game online.

Salah seorang wali murid mengungkapkan pengalamannya. “Seperti yang disampaikan Bu Kepala tadi, anak saya kecanduan game online. Terkadang uang yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan sekolah justru dipakai untuk top up game,” tuturnya.

Pernyataan tersebut menggambarkan kondisi yang banyak dialami keluarga di era digital saat ini. Karena itu, diperlukan pengawasan, pendampingan, dan komunikasi yang intensif terutama saat libur panjang sekolah antara orang tua dan anak agar penggunaan teknologi dapat memberikan manfaat yang positif.

Pada akhir kegiatan, seluruh wali murid diminta mengisi asesmen awal melalui Google Form untuk memetakan kondisi putra-putri mereka. Data tersebut akan digunakan sebagai bahan evaluasi dan dasar penyusunan program pembelajaran pada semester baru yang akan dimulai pada Juli 2026.

Melalui kegiatan ini, SMPN 2 Gumukmas berharap terjalin kolaborasi yang semakin kuat antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang peserta didik. Dengan sinergi yang baik, diharapkan layanan pendidikan yang diberikan mampu mengantarkan anak-anak menjadi generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, serta mampu menghadapi tantangan zaman dengan bijak dan bertanggung jawab.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem pendidikan yang harmonis antara sekolah, keluarga, dan masyarakat demi masa depan anak-anak yang lebih baik. (nok/eko)