JEMBER – SMP Negeri 11 Jember menggelar Workshop Inkuiri Kolaboratif dan Menulis Praktik Baik Pembelajaran bertema “Menggali, Berkolaborasi, dan Menginspirasi” pada Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di SMPN 11 Jember ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan pembelajaran berbasis inkuiri kolaboratif sekaligus mengembangkan kemampuan menulis praktik baik pembelajaran.
Workshop dihadiri oleh Kabid SMP Disdik Jember M. Ridhoi, S.Pd., M.Pd., Kepala SMPN 11 Jember, Dra. Hana Wahyuni, M.Si., serta Erwan Salus Prijono, M.Pd., Wakil Kepala Sekolah yang juga Ketua Tim Adiwiyata SMPN 11 Jember. Hadir sebagai narasumber, Dr. Eko Prasetyo, M.I.Kom., Pemimpin Redaksi MediaGuru, dan Ni’matul Khoiroh, M.Pd., Kepala SMPN 2 Gumukmas.
Ridhoi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Pihaknya berharap, literasi digital dapat diaplikasikan secara nyata dan komprehensif, terutama di lingkungan SMPN 11 Jember. Ia juga mengingatkan pentingnya seluruh warga sekolah untuk bersinergi dalam mewujudkan sekolah yang nyaman dan ramah anak melalui program-program unggulan sekolah, termasuk literasi.
”Di era keterbukaan ini, masyarakat dapat mengaksese informasi dengan mudah dan cepat. Karena itu, kita harus mampu beradaptasi dengan zaman,” tegasnya.
Sementara itu, mewakili kepala sekolah, Erwan berharap agar kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan dan pengalaman peserta, tetapi juga mampu mendorong implementasi materi yang diperoleh dalam praktik pembelajaran sehari-hari.
“Diharapkan kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan dan pengalaman, tetapi materi yang diperoleh dapat diimplementasikan. Dengan demikian, pembiasaan literasi dapat diwujudkan secara integratif,” ujarnya.
Pada sesi materi, Ni’matul Khoiroh memaparkan konsep dan penerapan inkuiri kolaboratif sebagai pendekatan pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk aktif menggali informasi, bekerja sama, dan menemukan solusi atas berbagai permasalahan. Sementara itu, Dr. Eko Prasetyo menyampaikan materi tentang penulisan praktik baik pembelajaran dalam kemasan esai, mulai dari teknik menemukan ide, menyusun kerangka tulisan, hingga mengemas pengalaman mengajar menjadi karya yang inspiratif dan layak dipublikasikan.
Peserta workshop mengaku memperoleh banyak manfaat dari kegiatan tersebut. Selain menambah pengetahuan tentang inkuiri kolaboratif, mereka juga mendapatkan wawasan baru mengenai dunia kepenulisan. Salah seorang peserta menyampaikan bahwa gaya penyampaian Dr. Eko Prasetyo mudah dipahami dan tidak membosankan karena diselingi humor yang membuat suasana pelatihan lebih hidup.
Melalui workshop ini, SMPN 11 Jember berharap dapat melahirkan pendidik yang tidak hanya mampu menerapkan pembelajaran inovatif, tetapi juga aktif mendokumentasikan dan menyebarluaskan praktik-praktik baik yang telah dilakukan. Dengan demikian, budaya literasi dan kolaborasi di lingkungan sekolah dapat terus berkembang dan menginspirasi lebih banyak pihak. (c1/pr)









Tinggalkan Balasan