Mojokerto, 24 Mei 2026 – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H, upaya meningkatkan kualitas penyembelihan hewan kurban di Kota Mojokerto semakin diperkuat melalui kegiatan bimbingan, pembinaan, pendampingan, dan sosialisasi tata cara penyembelihan halal yang digelar di Aula PCNU Kota Mojokerto, Minggu (24/5/2026). Kegiatan ini mempertemukan berbagai unsur masyarakat, mulai pengurus masjid, panitia kurban, hingga warga yang memiliki perhatian terhadap praktik penyembelihan sesuai syariat.
Penyelenggara kegiatan, Gus Hidayat Muslim, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan acara tersebut. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi forum belajar, tetapi juga sarana membangun kesiapan masyarakat dalam menyelenggarakan ibadah kurban yang lebih baik.
“Ilmu yang diperoleh hari ini diharapkan dapat diterapkan langsung di lapangan agar pelaksanaan kurban semakin berkualitas, halal, dan thayyib,” ujarnya.
Dari sisi keagamaan, perwakilan MUI Kota Mojokerto, KH. Muthoharun Afif, menegaskan bahwa pemahaman tentang penyembelihan halal tidak boleh berhenti pada aspek teknis semata. Ia menekankan pentingnya memadukan ketentuan syariat dengan perhatian terhadap kesehatan hewan.
Menurutnya, pemahaman yang benar akan memastikan keabsahan ibadah kurban sekaligus menjamin daging yang dikonsumsi masyarakat memenuhi prinsip halal, baik, dan memiliki nilai sosial.
Hal senada disampaikan Ketua PCNU Kota Mojokerto, KH. Moh. Shodiqin Marzuqon. Ia menilai kegiatan edukatif seperti ini penting agar masyarakat lebih memahami prosedur penyembelihan dan tidak diliputi keraguan dalam mengonsumsi daging kurban.
Komitmen bersama itu diperkuat melalui penandatanganan kerja sama antara MUI Kota Mojokerto, PCNU Kota Mojokerto, dan JULEHA Mojokerto. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperluas pendampingan teknis penyembelihan kurban massal sekaligus memastikan pelaksanaannya sesuai syariat dan standar kesehatan hewan.
Ketua JULEHA Mojokerto, Sony Aris Mardyanto, menyatakan kesiapan timnya untuk mendampingi masyarakat di lapangan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung yang dipandu Tim JULEHA Mojokerto, Junianto, mulai dari pemeriksaan kesehatan hewan, teknik penyembelihan yang tepat, hingga penanganan daging secara higienis.
Antusiasme peserta tampak tinggi dalam sesi praktik dan diskusi. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin siap melaksanakan ibadah kurban secara halal, tertib, dan bertanggung jawab.***












Tinggalkan Balasan