Captwapri.id-(5/03)- Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di depan SDN Sidodadi yang berada di Jalan Raya Sidodadi, Kecamatan Candi, Sidoarjo, tampak berbeda dari biasanya. Rabu sore, 4 Maret 2026, tepat pukul 17.00 WIB, puluhan murid dengan wajah ceria berdiri berjajar di tepi jalan.
Di tangan mereka tergenggam bungkusan takjil yang siap dibagikan kepada para pengguna jalan yang melintas.
Hari itu, SDN Sidodadi kembali menggelar kegiatan berbagi takjil sebagai wujud kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. Kegiatan sederhana ini berubah menjadi momen penuh kehangatan ketika para murid, guru, dan masyarakat saling menyapa dalam semangat berbagi.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala SDN Sidodadi, Anita Wanodiya, yang didampingi oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI), Heri Kuswanto dan Choirul Rizal. Dengan membaca basmalah bersama, kegiatan pembagian takjil pun dimulai.

Tak butuh waktu lama, para pengguna jalan yang melintas di depan sekolah mulai mendekat. Pengendara motor, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki menerima bungkusan takjil dengan wajah penuh senyum. Beberapa bahkan terlihat melambatkan kendaraan untuk mendapatkan takjil sekaligus menyapa para murid yang dengan semangat mengulurkan tangan.
Antusiasme masyarakat yang begitu tinggi sempat membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi sedikit tersendat. Selama kurang lebih lima belas menit, kemacetan kecil terjadi di depan sekolah. Namun situasi tetap terkendali, bahkan justru menambah semarak suasana sore menjelang berbuka.
Takjil yang dibagikan bukan berasal dari satu pihak saja. Seluruh murid dan guru ikut ambil bagian dalam kegiatan ini. Setiap murid dan guru membawa dua bungkus takjil dari rumah masing-masing. Dari total 320 murid dan 21 guru, terkumpul sebanyak 682 bungkus takjil yang kemudian dibagikan kepada masyarakat.
Bagi para murid, kegiatan ini bukan sekadar membagikan makanan ringan untuk berbuka puasa. Lebih dari itu, mereka belajar tentang arti berbagi, kepedulian, dan kebahagiaan sederhana ketika dapat memberi kepada orang lain.
Keceriaan terlihat jelas dari wajah para murid ketika satu per satu bungkusan takjil berpindah tangan kepada masyarakat. Bagi mereka, melihat orang lain tersenyum saat menerima takjil menjadi kebahagiaan tersendiri.
Kegiatan berbagi takjil ini merupakan bagian dari rangkaian program Pondok Ramadan yang telah dilaksanakan sejak Senin, 2 Maret 2026 hingga Rabu, 4 Maret 2026. Setelah kegiatan pembagian takjil selesai, seluruh murid dan dewan guru melanjutkan kegiatan dengan buka puasa bersama di lingkungan sekolah.
Suasana kebersamaan semakin terasa ketika mereka kemudian melaksanakan salat Magrib dan dilanjutkan dengan salat Tarawih berjamaah.
Melalui kegiatan sederhana ini, SDN Sidodadi tidak hanya mengajarkan pengetahuan kepada para murid, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kehidupan. Ramadan pun menjadi ruang belajar yang nyata—tentang kepedulian, kebersamaan, dan keindahan berbagi kepada sesama.

















Tinggalkan Balasan