JEMBER – SMPN 4 Tanggul, Kabupaten Jember, sukses meraih segudang prestasi. Torehan gemilang itu terjadi di ekstrakulikuler dan kokulikuler. Rahasianya ternyata tiga muara. Hal ini dibagikan oleh Hermin Agustini, S.Pd., M.Pd., kepala SMPN 4 Tanggul.
“Di Tanggul ini, prestasi siswa memang bermula dari ekstrakulikuler dan kokulikuler. Di ekstrakurikuler ada acara Spekta Bertabur Bintang,” terangnya.
Hermin menjelaskan, siswa yang juara diberi penghargaan dan orang tuanya diundang. Kami memang salah satunya berfokus pada program literasi. Sebab, literasi sebenarnya sudah digaungkan oleh pemerintah sejak 2016. Jadi, SMPN 4 Tanggul ini saya openi dengan tiga muara, yaitu muara istimewa, muara regular, dan muara prestasi,” tegas perempuan berkacamata itu.
Ia mencontohkan ada perlakuan untuk siswa yang membutuhkan perhatian khusus, yaitu siswa yang belum bisa baca. ”Dan muara reguler itu semua anak yang punya kemampuan rata-rata sama di hari Sabtu ada kokulikuler literasi. Mereka mendapatkan jadwal membaca,” terangnya.
Dari hasil membaca itu, lanjut Hermin, siswa tidak merangkum. Mereka menceritakan kembali dengan bentuk puisi, bentuk gambar, dan sesuka siswa terkait bentuk apa saja.
”Pokoknya, harus ada hasil. Hasilnya kami hargai. Jadi, yang bagus kami muarakan di majalah dinding dan bisa diunggah di majalah digital. Kami sudah mempunyai majalah digital dan perpustakaan yang akan menjadi perpustakaan digital. Kami juga punya barcode yang dapat diakses secara digital,” tuturnya.
Hermin dan para guru memberikan perhatian dan bimbingan yang terukur sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan literasi di SMPN 4 Tanggul.
Para siswa yang berprestasi di sekolah ini adalah mereka yang mempunyai kemampuan lebih. “Karena itu, mereka kami asah untuk mengikuti lomba tiap bulan di Media Guru Indonesia, lomba menulis bersama siswa se-Nusantara,” terang Hermin.
Hasil karya mereka dibukukan melalui antologi. Dari 14 naskah yang dikirim, ada 11 naskah yang lolos. Itu kategori emas, perunggu, dan perak. ”Bagi yang tidak lolos, kami juga menghargai upaya mereka dan kami jadikan duta literasi, yakni ngopeni tulisan teman-temannya,” tegasnya.
Ia berharap, semangat ini mampu memotivasi para siswa lain serta memberikan ouput positif bagi pengembangan budaya literasi di Kabupaten Jember. (eko)











Tinggalkan Balasan