Setiap kali aku berada di sebuah pantai, pantai mana pun, kenangan masa kecil berkelebatan secara urut, rapi, dan seakan tak ada yang terlewat. Meski aku bukan anak pantai atau tumbuh di dekat pantai, tetapi pantai merupakan tempat bermainku yang paling berkesan.
Air yang asin meski hanya menempel di bibir dan rambut yang kaku oleh air laut adalah satu dari sejumlah kenanganku bersama pantai. Dulu, bersama teman kecilku si anak pantai, aku tak hanya bermain di bibir pantai. Sedikit menengah adalah kebanggaan bagiku atas keberanian maksimalku saat itu. Tak peduli kulit tubuhku menjadi kaku lantaran belum mengenal krim tabir surya dan krim-krim lainnya.

Kenangan itu kembali bermunculan ketika ketemu pantai yang bersih, pasirnya putih, dan air pantai yang bening. Keinginan untuk mandi seperti saat kecil kembali meronta. Namun, karena usia aku masih mampu menguasai diri untuk tidak mengulang adegan beberapa dekade silam. Tak ingin terlalu larut dalam kenangan masa kecil, sengaja aku basahi kaki hingga lutut saja untuk menghibur diri.
Tak seperti di hari-hari lain, pantai Blebak yang aku kunjungi kali ini benar-benar ramai oleh pengunjung. Mungkin karena masih dalam suasana Lebaran sehingga sepanjang mata memandang tak terhitung pengunjung yang memenuhi bibir pantai. Mulai anak-anak, remaja, hingga dewasa semua ingin menikmati keeksotisan pantai Blebak Jepara.

Di sepanjang pantai ini seolah tidak ada sudut yang tidak menarik, untuk dinikmati. Apalagi di saat senja tiba dan langit sedang cerah-cerahnya, matahari menjelang berpamitan tenggelam. Suasana berubah pelan penuh aura romantis yang mampu membuat mata ini takjub, kagum, dan nyaris tak bisa berkata-kata saking indahnya. Jika boleh jujur sesungguhnya ini hanyalah bagian terkecil dari kebesaran karunia-Nya yang mampu kita tangkap.
Pantai Blebak di desa Sekuro kecamatan Mlonggo kabupaten Jepara ini memang lain dari yang lain. Dari belasan objek wisata pantai yang ada di Jepara, pantai ini terkenal bersih dan bening hingga terlihat jelas ikan-ikan kecil yang berlarian di air bibir pantai. Namun sayang, khusus di hari-hari libur dan akhir pekan kebeningan airnya sedikit berkurang. Ini dikarenakan terlalu banyak pengunjung yang mandi ataupun hanya main air di pantai.
Seperti saat Lebaran beberapa hari lalu, pantai yang berpasir putih ini tak luput dari banyaknya pengunjung yang datang. Bahkan dari berbagai daerah yang jauh karena sedang mudik ke kampung halaman atau memang khusus datang untuk mengisi liburan. Lokasi yang tak jauh dari pusat kota dan beragam wahana permainan yang tersedia menjadikan pantai ini sangat cocok untuk liburan keluarga.
Aneka kuliner Jepara yang tersedia di kawasan pantai merupakan daya tarik tersendiri selain penginapan atau hotel-hotel dengan kekhasan restorannya. Terbukti tidak sedikit dari para pengunjung atau wisatawan domestik maupun mancanegara menjadi ketagihan dengan cita rasa masakan Jepara. Olahan ikan segar dengan berbagai bumbu rempah tradisional atau bumbu modern melahirkan sensasi nikmat yang tak terbantahkan. Tidak hanya ikan tetapi berbagai jenis hasil laut lainnya. Yuk, kita buktikan!












Tinggalkan Balasan