Bentuk Karakter Kepemimpinan dan Kemandirian, OSIS 4 SMP di Jember Ikuti Survival Leader Camp  

JEMBER – Survival Leader Camp (SLC) Berbasis Literasi Numerasi sukses digelar pada Sabtu–Minggu, 20–21 Desember 2025 di SMPN 2 Umbulsari, Kabupaten Jember. Kegiatan ini menjadi ajang pembelajaran kepemimpinan yang dikemas secara kontekstual melalui aktivitas survival, literasi, dan numerasi.

Acara ini merupakan hasil kolaborasi Ikatan Pendidik Penulis (IPP) Jember dan empat sekolah, yakni SMPN 2 Umbulsari, SMPN 1 Wuluhan, SMPN 1 Sumberbaru, dan SMPN 4 Tanggul. Sebanyak 75 siswa pengurus OSIS baru dari empat sekolah tersebut mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.

Kegiatan ini sangat istimewa karena dibuka secara resmi dibuka oleh Akhmad Helmi Luqman, selaku Pj Sekda Kabupaten Jember dalam rangkaian kegiatan Guse Menyapa. Dalam sambutannya, Helmi mengapresiasi konsep kegiatan yang mengintegrasikan kepemimpinan dengan literasi dan numerasi.

“Kegiatan latihan kepemimpinan berbasis literasi numerasi ini sangat luar biasa. Jika bisa, kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan lebih sering oleh masing-masing sekolah,” tegasnya.

Menurut Ni’matul Khoiroh, kepala SMPN 2 Umbulsari, ada enam inti kegiatan dalam acara ini. ”Yaitu kepemimpinan, literasi, kemandirian, pembangunan karakter, public speaking, dan tata krama,” tuturnya.

“Setiap regu terdiri atas siswa dari empat sekolah yang berbeda. Mereka belajar berkolaborasi dalam satu tim dengan teman-teman baru. Mulai dari menentukan menu makanan, mengambil bahan mentah di tenda logistik, hingga menghitung kebutuhan bahan, semuanya melatih literasi numerasi secara nyata,” jelasnya.

Selain Ni’matul Khoiroh, kegiatan ini dipandu dua trainer berpengalaman lainnya. Keduanya adalah Pemred MediaGuru Eko Prasetyo dan Akhmad Rudi Masrukhin, dosen Universitas Al-Falah Assuniyah Kencong.

Melalui pendekatan belajar berbasis pengalaman, para siswa tidak hanya diasah kemampuan memimpin dan bekerja sama, tetapi juga dilatih berpikir kritis, mandiri, dan bertanggung jawab dalam situasi nyata. Para peserta mengaku senang mengikuti kegiatan ini dan berharap agar kegiatan serupa dapat digelar kembali pada kesempatan berikutnya. (nok/eko)