JEMBER – TK Kemala Bhayangkari 29 Jember sukses menggelar kegiatan parenting yang bertema ”Kurikulum Keluarga: Fondasi Pendidikan Karakter dan Kemandirian Anak di Era Digital” pada Jumat, 5 Desember 2025. Acara yang diikuti oleh 110 wali murid itu berlangsung hangat, interaktif, dan penuh antusiasme sejak awal hingga akhir.
Para peserta terlihat begitu bersemangat mengikuti setiap sesi yang disampaikan. Menurut Rahmawati, kepala TK Kemala Bhayangkari 29 Jember, acara kali ini memberikan pengalaman baru bagi para wali murid.
“Kegiatan parenting kali ini temanya sangat menarik, wali murid antusias sampai waktu habis masih banyak pertanyaan. Mereka juga langsung praktik membuat kurikulum keluarga atau kesepakatan keluarga, sehingga tidak membosankan,” terangnya.
Sebagai narasumber, Ni’matul Khoiroh dari Ikatan Pendidik Penulis (IPP) Jember menghadirkan sesi praktik langsung penyusunan kurikulum keluarga. Para wali murid diberi panduan menuliskan kesepakatan-kesepakatan penting yang akan menjadi pedoman kehidupan anak di rumah, terutama terkait pembiasaan karakter, literasi, ibadah dan pengelolaan aktivitas digital.
Dalam penyampaiannya, pemateri menegaskan bahwa kurikulum keluarga bukan sekadar dokumen, tetapi harus menjadi komitmen bersama antara orang tua dan anak.
“Konsep kesepakatan yang ditulis ini diharapkan ditindaklanjuti dengan komunikasi dengan anak, keluarga sehingga anak lebih disiplin, terkontrol kegiatannya di era digital ini. Tulis apa yang Bapak Ibu lakukan dan lakukan apa yang Bapak Ibu tulis,” ujarnya.
Acara ini tidak hanya memberikan wawasan, tetapi juga membekali para orang tua dengan keterampilan praktis untuk membangun rutinitas keluarga yang sehat, terarah, dan selaras dengan tantangan era digital. Para peserta pulang dengan membawa rancangan kurikulum keluarga masing-masing yang siap diterapkan di rumah.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, TK Kemala Bhayangkari 29 Jember dan IPP Jember berharap kolaborasi sekolah, orang tua semakin kuat, menciptakan lingkungan pendidikan yang konsisten antara rumah dan sekolah demi tumbuhnya generasi yang berkarakter, mandiri, dan bijak berteknologi. (nok/eko)











Tinggalkan Balasan