Dihadiri Mendikdasmen, Revitalisasi 124 Sekolah di Jember Diresmikan di SMPN 1 Balung  

JEMBER – Suasana halaman SMPN 1 Balung pada Sabtu (21/2/2025) dipadati ratusan tamu undangan yang menghadiri peresmian revitalisasi sekolah tahun anggaran 2025 Kabupaten Jember. Momentum ini menjadi penanda komitmen bersama dalam memperkuat kualitas pendidikan di Jember.

Sebanyak 124 lembaga negeri dan swasta, mulai dari jenjang TK hingga SMA/SMK, tercatat sebagai penerima program revitalisasi tahun 2025. Program ini diharapkan menjadi fondasi baru bagi peningkatan mutu pembelajaran, kenyamanan, serta keselamatan lingkungan sekolah.

Acara dimulai sekitar pukul 14.30 WIB dengan prosesi pemotongan pita oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti yang hadir bersama Bupati Jember Muhammad Fawait. Usai seremoni, keduanya meninjau langsung gedung-gedung yang telah direvitalisasi, memastikan kesiapan sarana prasarana yang kini tampil lebih representatif.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut 124 kepala sekolah penerima revitalisasi, para pengawas TK, SD, dan SMP, 94 kepala SMP Negeri se-Kabupaten Jember, Ketua Tim TP3D, Plt Sekda Jember, jajaran Forkopimda, serta Kepala Dinas Pendidikan beserta staf.

Muhammad Rohim, kepala SMPN 1 Balung, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan revitalisasi yang diterima sekolahnya. Ia menyebut nilai revitalisasi mencapai Rp4 miliar dengan tujuh menu pembangunan.

“Ini sebagai hadiah saya menjelang purna tugas yang kurang dari dua tahun,” ucapnya, disambut tepuk tangan hangat dari para hadirin.

Bupati Jember menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu kunci utama dalam menekan angka kemiskinan. Menurutnya, peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan akan berdampak langsung terhadap kenaikan indeks pembangunan manusia (IPM).

“Ada 124 lembaga penerima revitalisasi sekolah tahun 2025. Tahun 2026 kami harapkan 300 lembaga penerima revitalisasi ini bisa diwujudkan,” ujarnya optimistis.

Senada dengan itu, Mendikdasmen menyampaikan bahwa program revitalisasi sekolah tahun 2025 telah terlaksana 100 persen secara nasional dengan anggaran hampir Rp17 triliun. Untuk tahun 2026, pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran sekitar Rp15 triliun, termasuk mengakomodasi usulan dari Kabupaten Jember.

Ia juga mengingatkan pesan Presiden Prabowo Subianto agar seluruh sekolah di Indonesia menjadi sekolah ASRI, yaitu aman, sehat, resik, dan indah.

Sementara itu, Ni’matul Khoiroh, kepala SMPN 2 Umbulsari, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan revitalisasi sebanyak sembilan titik dengan nilai anggaran Rp1,388 miliar di sekolahnya karena sejak lama sekolahnya belum pernah mendapatkan rehab ruang kelas.

“Terima kasih untuk Gus Bupati, Bapak Mendikdasmen, dan Bapak Presiden RI atas revitalisasi sekolah kami. Dengan gedung yang baru, insyaallah kami siap penuh semangat baru,” ujarnya.

Pihaknya juga menyiapkan inovasi untuk meningkatkan kedisiplinan siswa melalui sistem absensi harian berbasis aplikasi terpadu (SAHABAT) yang terintegrasi hingga layanan perpustakaan sekolah.

Peresmian ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun masa depan pendidikan. Dengan infrastruktur yang semakin layak dan semangat pembaruan yang terus menyala, harapan akan lahirnya generasi unggul dari Jember kini semakin nyata. (nok/eko)