JOMBANG – Nama Ni’matuz Zahroh bergaung dalam Temu Nasional Guru Penulis 2024 yang digelar pada 10 November di Kota Bukittinggi, Sumatra Barat. Ia berhasil memperoleh penghargaan sebagai penggiat literasi daerah dalam ajang akbar untuk para guru penulis setanah air tersebut.
Perempuan yang akrab disapa Anik Zahra itu sehari-hari mengabdi sebagai guru Bahasa Inggris di MTs Negeri 15 Jombang. Kesehariannya tidak terlepas dari kegiatan literasi. Ia bahkan sering mengikuti ajang kepenulisan, termasuk komunitas Nulis Aja Dulu.
Ia mengaku hobi membaca dan menulis ini sudah digeluti sejak masih remaja. Hal ini membuat pergaulannya sangat luas selain karena ditunjang oleh kemampuannya dalam berbahasa Inggris.
”Saya memang senang berorganisasi, baik di dunia pendidikan maupun kepenulisan,” ucap ibu tiga anak tersebut. Dari sinilah, ia mendapatkan banyak ide menulis.
Bagi Anik, berorganisasi tidak hanya memberikan pengalaman tersendiri, tetapi juga bagian dari upaya memperluas jejaring sosial atau relationship. Ia mengatakan bahwa hal itu sangat penting terutama di era serbadigital seperti sekarang.
”Bagi seorang pendidik dan penulis, berorganisasi dapat mengembangkan kemampuan kita dalam manajemen SDM sekaligus meningkatkan kapasitas diri,” terang guru kelahiran 7 Februari 1978 itu.
Pengalaman inilah yang membuat Anik terinspirasi untuk menularkannya kepada para anak didiknya. Baginya, untuk mencapai keberhasilan, kemampuan bersosialisasi mutlak dimiliki oleh setiap individu.
Tak heran, guru yang dikenal energik itu selalu mampu menghidupkan suasana pembelajaran di kelas. Bahkan, banyak alumnus MTsN 15 Jombang yang termotivasi menguasai Bahasa Inggris karena cara mengajar yang menyenangkan dari Anik.
Penulis buku Titikoma tersebut juga selalu mendorong siswa-siswinya untuk memiliki keterampilan literasi. ”Kita tidak mungkin menguasai ilmu pengetahuan tanpa membaca,” tegasnya. Pengetahuan, lanjutnya, juga harus dibagikan. ”Dan hal ini membutuhkan keterampilan menulis yang baik,” tutur penghobi traveling itu.
Di bidang literasi, Anik Zahra telah mengukir banyak prestasi dan produktif menulis buku. Karya-karyanya pun telah dipublikasikan di berbagai media. Tak heran, ia sering didapuk sebagai narasumber di berbagai kegiatan. Dalam gelaran TNGP 2024 di Bukittinggi, ia ditahbiskan sebagai penggiat literasi daerah. Sebuah prestasi yang tidak hanya mengharumkan nama MTsN 15 Jombang, tetapi juga Provinsi Jawa Timur.
Ia bertekad untuk terus menggelorakan semangat berliterasi. ”Dalam ajaran Islam, sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk sesamanya. Nah, literasi menjadi pilihan saya untuk mewujudkan semangat tersebut” pungkasnya. (eko prasetyo)














Tinggalkan Balasan