Pedal Tua yang Tak Pernah Lelah

Pedal Tua yang Tak Pernah Lelah
Sumber Foto : Ismartadianto

Di usia 74 tahun, banyak orang memilih menikmati masa pensiun dengan istirahat tenang di rumah. Tapi tidak bagi pak Adji Pamungkas (*). Bagi beliau, usia bukanlah batas, melainkan tanda untuk terus bergerak, menjaga semangat, dan menebar inspirasi.

Pedal Tua yang Tak Pernah Lelah
Pak Aji dan Kawan-kawan (Sumber Foto : Ismartadianto)

Ada rutinitas setiap Selasa, Kamis dan Sabtu, pak Adji selalu siap dengan sepedanya, menyusuri jalanan surabaya, menanjak bukit-bukit sekitar Ciputra, dan hang out di Pasar Modern Ciputra. Namun gowes bukan sekadar olahraga baginya. Lebih dari itu, bersepeda adalah cara pak Adji menjaga silaturahmi. Ia menjadi penghubung antara rekan-rekan seangkatannya, baik yang masih aktif bekerja maupun yang sudah memasuki masa pensiun. Setiap kayuhan jadi sarana untuk berbagi cerita, tawa, dan semangat hidup. Ngobrol santai, ringan-ringan saja tentang hidup dan kehidupan, menasehati untuk sehat rohani dan jasmani.

Hal ini membuat pak Adji begitu istimewa di mata kami, beliau menyukai gowes dengan rute-rute menanjak. Tanjakan yang bagi banyak orang tergolong β€œberat” justru menjadi kesenangan tersendiri baginya. Ia menyebutnya sebagai “titik ujian dan kemenangan kecil”. Sebuah simbol, bahwa usia senja bukan menghindari tantangan, melainkan menaklukkannya, tentu dengan persiapan dan tekad.

Namun di balik keberaniannya menghadapi tanjakan, pak Adji bukan sosok sembrono. Ia sangat teliti dalam menganalisis rute. Setiap jalur yang akan dilalui bersama komunitasnya, dipelajari dengan saksama, mulai elevasi, panjang tanjakan, kondisi jalan, hingga titik istirahat. Semua penuh pertimbangan, bukan semata untuk dirinya sendiri, melainkan keselamatan dan kenyamanan seluruh anggota komunitas dengan beragam usia dan kemampuan.

Pak Adji Pamungkas bukan hanya seorang pesepeda. Ia adalah simbol bahwa semangat hidup tidak mengenal usia. Bahwa persahabatan bisa tumbuh kuat di atas dua roda. Dan, bahwa tanjakan seberat apapun, selalu bisa beliau taklukkan dengan persiapan dan kebersamaan. Sehat selalu senior….πŸ˜πŸ‘πŸ‘πŸ™

Salam Portsally

(*)

Adji Pamungkas adalah pribadi yang terus melaju, meski telah menuntaskan pengabdiannya sebagai salah satu direksi Pelindo. Masa purna tugas bukanlah garis akhir, melainkan titik awal untuk menjalani hidup yang lebih harmonis antara kesehatan raga dan ketenangan jiwa.

Kini, ia aktif bersepeda bersama komunitas Portsally, sebuah wadah yang menyatukan semangat para insan pelabuhan dalam kebersamaan dan gaya hidup sehat. Lebih dari sekadar kegiatan fisik, bersepeda telah menjadi jalan hidupnya, menghadapi tanjakan, menguji ketangguhan, dan menikmati tiap kilometer perjalanan. Justru di tanjakanlah ia menemukan tantangan yang menyegarkan semangat.

Bagi Adji, menjaga kesehatan tidak hanya soal kebugaran tubuh, tetapi juga soal mensyukuri hidup dan merawat ketenangan batin. Setiap kayuhan sepedanya menjadi pesan yang ia bagikan, bahwa masa pensiun tetap bisa dijalani dengan gairah, makna, dan semangat untuk terus tumbuh.